6 Strategi Agar Artikel Ilmiah Cepat Diterima di Jurnal

6 Strategi Agar Artikel Ilmiah Cepat Diterima di Jurnal

6 Strategi Agar Artikel Ilmiah Cepat Diterima di Jurnal

Banyak penulis, terutama mahasiswa dan peneliti muda, merasa cemas menunggu keputusan reviewer setelah mengirim artikel ke jurnal. Padahal, peluang diterima bisa meningkat jika kita tahu cara menyiapkan naskah dengan benar.

Berikut enam strategi praktis agar artikel ilmiah Anda lebih cepat diterima di jurnal.

1. Pilih Jurnal yang Tepat

Peneliti membandingkan fokus dan ruang lingkup beberapa jurnal di laptop

Kesalahan umum penulis adalah mengirim artikel ke jurnal yang tidak sesuai bidang. Akibatnya, naskah langsung ditolak di tahap desk review.

Cara Meningkatkan Peluang: Pilih jurnal yang topiknya benar-benar selaras dengan penelitian Anda. Baca fokus dan ruang lingkup jurnal di halaman “About the Journal” sebelum submit.


2. Perhatikan Kualitas Abstrak

Abstrak artikel ilmiah sedang ditinjau dan diberi sorotan penting

Abstrak adalah bagian pertama yang dibaca editor dan reviewer. Jika abstraknya kabur, peluang naskah dibaca lebih lanjut menurun drastis.

Cara Meningkatkan Peluang: Tulis abstrak yang jelas, mencakup tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan. Gunakan 150–250 kata, dan hindari istilah teknis berlebihan.


3. Gunakan Bahasa Akademik yang Efektif

Editor menandai dan memperbaiki kalimat di artikel ilmiah menggunakan pena merah

Bahasa yang bertele-tele atau terlalu informal bisa mengurangi kredibilitas artikel.

Cara Meningkatkan Peluang: Gunakan kalimat ringkas, objektif, dan aktif. Hindari kata seperti “saya” atau “kami” kecuali diminta jurnal.


4. Tunjukkan Keterbaruan (Novelty)

Diagram menunjukkan perbedaan antara penelitian sebelumnya dan penelitian terbaru

Editor selalu mencari artikel yang menawarkan hal baru. Banyak naskah ditolak karena dianggap hanya mengulang penelitian lama.

Cara Meningkatkan Peluang: Tulis di pendahuluan apa gap penelitian yang Anda isi, dan bagaimana hasil Anda menambah pengetahuan di bidang tersebut.


5. Gunakan Referensi Terkini dan Relevan

Daftar referensi artikel ilmiah terbaru tampil di layar komputer

Referensi lawas atau tidak relevan bisa membuat reviewer ragu terhadap kekinian penelitian Anda.

Cara Meningkatkan Peluang: Gunakan sumber dari 5–10 tahun terakhir, terutama dari jurnal bereputasi dan terindeks.


6. Formatkan Artikel Sesuai Template

Banyak jurnal langsung menolak artikel yang tidak mengikuti format template.

Cara Meningkatkan Peluang: Gunakan template resmi jurnal sejak awal penulisan. Pastikan margin, font, gaya sitasi, dan struktur sudah sesuai.


Kesimpulan

Mendapatkan penerimaan di jurnal bukan semata soal keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan matang. Dengan memilih jurnal yang sesuai, menulis dengan jelas, serta menunjukkan kontribusi penelitian yang baru, peluang diterima akan jauh lebih tinggi.

Namun jika Anda masih merasa ragu menghadapi proses publikasi, mulai dari penyusunan naskah, pemilihan jurnal, hingga pendampingan submit, Andalan Publisher siap menjadi mitra terbaik Anda.

Hubungi tim Andalan Publisher dan dapatkan bimbingan profesional agar naskah Anda tidak hanya terbit, tetapi juga berkelas dan sesuai standar ilmiah.

0 Comments

Replying to

Post Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *